Bandarlampung (ANTARA) - Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengupayakan agar tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa terkait adanya kebijakan pemangkasan anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi oleh Pemerintah Pusat.
"Kami akan semaksimal mungkin mengupayakan agar tidak ada kenaikan UKT, meskipun ada pemangkasan anggaran," kata Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof Dr I Nyoman Pugeg Aryantha, dihubungi dari Bandarlampung, Selasa.
Baca juga: Sivitas akademika Itera deklarasi anti judi online
Ia menegaskan bahwa sebagai perguruan tinggi negeri yang berkomitmen terhadap aksesibilitas pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat, Itera memahami kekhawatiran terkait potensi kenaikan UKT akibat penyesuaian anggaran.
"Namun, kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menaikkan UKT bagi mahasiswa. Itera akan menyesuaikan kebijakan pengelolaan keuangan dengan anggaran yang tersedia, sehingga kegiatan akademik tetap dapat berjalan dengan baik tanpa membebani mahasiswa," kata dia.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., menyebut bahwa dalam menghadapi tantangan ini, Itera akan terus berinovasi dalam pengelolaan sumber daya yang ada.
Baca juga: Mahasiswa Itera kembangkan alat deteksi dini gejala asma
"Kemudian kami juga akan menjajaki berbagai peluang kerja sama untuk memastikan keberlanjutan layanan pendidikan yang berkualitas," kata dia.
Ia berharap dengan langkah-langkah ini, Itera tetap dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi generasi muda Indonesia,” kata dia.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, dan Itera akan terus berkomitmen untuk menjaga aksesibilitas serta kualitas pendidikan tinggi bagi seluruh mahasiswa,” kata dia.
Baca juga: SMBR jalin kerja sama dengan Itera guna cetak SDM kompetitif
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025