Medan (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara (Sumut) memastikan program mudik gratis yang untuk perayaan Idul Fitri 2025 tidak terdampak efisiensi anggaran.
Kepala Dishub Sumut Agutsinus mengatakan program mudik gratis itu merupakan bagian pengendalian inflasi yang menjadi fokus pemerintah.
"Kami tidak masukan itu dalam efisiensi, memang itu sesuai dengan kebutuhannya lah. Masih cukup besar dalam konteks pengendali inflasi," ujar Agustinus, di Medan, Senin.
Agustinus mengatakan program mudik gratis diadakan untuk meringankan beban masyarakat dalam menyambut perayaan hari besar keagamaan dengan membantu biaya transportasi.
Menurutnya, biaya transportasi merupakan salah satu penyebab inflasi, karena akan mengurangi jumlah uang yang didapatkan masyarakat di tempat lain.
Baca juga: Pemerintah diminta antisipasi dampak dari efisiensi anggaran
"Yang jelas, kami tidak memasukan program mudik gratis ke efisiensi anggaran, karena selama kami mengikuti rapat koordinasi salah satu faktor penyebab inflasi-kan biaya transportasi," kata dia.
Oleh karena itu pihaknya menegaskan program mudik gratis yang digagas pemerintah provinsi setempat tersebut tetap berjalan.
Agustinus menjelaskan persiapan program mudik gratis itu terus diintensifkan sehingga dapat berjalan dengan maksimal. "Persiapannya terus kami maksimalkan, karena program mudik gratis tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya," sebut dia.
Dia menyebut program tersebut akan melibatkan tiga transportasi yang menggunakan kereta api, angkutan bus, dan angkutan laut.
Baca juga: Ahmad Luthfi siapkan tim atur efisiensi guna percepatan Jateng
Nantinya, kata dia, program mudik gratis yang diterapkan pada perayaan Idul Fitri 2025 itu akan memberdayakan operator bus yang memiliki rute sesuai dengan layanan program mudik.
Dia menjelaskan pemberdayaan operator tersebut dilakukan, agar tidak ada sejumlah pihak yang merasa dirugikan dengan adanya program mudik gratis tersebut
"Moda transportasi kereta api direncanakan akan membuat dua rute utama yang terdiri dari Medan-Rantau Prapat dan Medan-Tanjung Balai yang akan diberikan fasilitas gerbong bagasi untuk 30 kendaraan," ucapnya.
Lalu untuk moda transportasi kapal laut, lanjutnya, akan melayani rute Medan-Batam dengan kapal milik PT Pelni, dengan target pemudik dari Batam menuju Belawan.
"Program mudik gratis ini akan mengutamakan pemudik secara khusus pengguna sepeda motor yang taat pajak, dengan menunjukkan bukti pelunasan pajak kendaraan," ujarnya.
Baca juga: Efisiensi anggaran tak ganggu program yang dikampanyekan Pram-Doel
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025