Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan sebanyak 2.652 warga di provinsi ini telah mendaftar Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, mengatakan dari jumlah pendaftar itu baru sekitar 30 persen yang telah terlayani.
"Pelayanan kesehatan gratis ini harus tetap berjalan bersamaan dengan pelayanan lainnya. Kami berharap dukungan dari pusat untuk pengadaan bahan habis pakai agar pelayanan dapat berjalan lancar," ujar dia.
Baca juga: Pemkot Yogyakarta gandeng organisasi profesi sukseskan CKG
Pembajun menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini baru berjalan satu hingga dua minggu, dan diharapkan dapat terus meningkat seiring dengan edukasi yang telah diberikan kepada masyarakat.
Dia menekankan pentingnya penguatan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DIY untuk mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat mencapai 55 persen dari total penduduk DIY.
Pembajun juga menyoroti bahwa puskesmas kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan bagi orang sakit, tetapi juga sebagai fasilitas untuk memeriksa kesehatan masyarakat secara proaktif.
Namun, ia mengakui beberapa kendala dalam pelaksanaan program, seperti masalah aplikasi yang belum maksimal dan keterbatasan sumber daya di puskesmas.
Baca juga: Dinkes Sumsel catat 108.889 orang daftar program CKG
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan bahwa masyarakat harus dilibatkan sebagai subjek dalam pelaksanaan program kesehatan, termasuk CKG.
Menurut Paku Alam X, masyarakat bukanlah objek yang harus diatur, melainkan mitra yang perlu dilibatkan secara aktif.
"Pastikan semua yang mendaftar terlayani dengan baik. Persentase sebesar 30 persen karena baru dimulai, maka diharapkan 70 persen sisanya akan segera terlayani. Begitupun untuk pendaftar-pendaftar berikutnya," ujar dia
Menurut dia, tokoh-tokoh masyarakat seperti kiai, pengurus RT, RW, dan karang taruna, Jaga Warga, dan lainnya dapat berperan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Cara daftar Cek Kesehatan Gratis secara online dan offline
"Kadang mereka lebih mendengarkan tokoh-tokoh masyarakat. Seperti halnya saat pandemi COVID-19, kita semua memberikan pelayanan kepada masyarakat secara bersama-sama," kata dia.
Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025