Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggandeng dan melakukan audiensi ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat sistem informasi layanan sertifikasi halal atau Sihalal.
“Di era digital yang berkembang dengan pesat ini, dan seiring upaya transformasi digital yang terus dilakukan, BPJPH menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan antara inovasi teknologi dengan keamanan siber. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan BSSN dalam rangka memperkuat kolaborasi yang memang telah terjalin,” kata Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Aqil melanjutkan, kolaborasi ini juga dimaksudkan untuk memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber dan informasi.
“Sebab, tantangan utama yang muncul adalah bagaimana kita bersama-sama memastikan bahwa inovasi teknologi yang kita lakukan ini tetap aman dari ancaman siber yang semakin kompleks,” ujar dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan BPJPH dan BSSN juga tengah melakukan pembahasan draf kerja sama yang diharapkan dapat segera ditandatangani, dijalankan, dan membawa implikasi positif bagi penguatan sistem Sihalal yang menjadi basis layanan sertifikasi halal.
Sekretaris Utama BSSN Y.B Susilo Wibowo mengatakan, upaya penguatan sinergi dan kolaborasi antara BPJPH dan BSSN tersebut penting dilakukan dalam rangka mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan layanan publik pemerintah khususnya sertifikasi halal.
“Sebetulnya kerja sama BSSN dan BPJPH sebagai Eselon 1 di Kementerian Agama (Kemenag) sudah berjalan, dan setelah BPJPH menjadi LPNK (Lembaga Pemerintah Non Kementerian). Semoga kita dapat semakin meningkatkan kolaborasi,” kata YB Susilo.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa setidaknya ada enam potensi kerja sama yang dapat dilakukan antara BPJPH dan BSSN.
Di antaranya, pemanfaatan sertifikat elektronik, peningkatan kapasitas keamanan siber, identifikasi dan deteksi serangan siber, kerja sama akademik, kerja sama pengembangan teknologi keamanan siber, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) pengelola sistem informasi dan siber.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025