Benarkah tidur saat puasa dapat pahala? Ini hukum dan penjelasannya

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Tidur saat berpuasa sering kali menjadi perdebatan di kalangan umat Muslim. Ada yang menganggapnya sebagai bagian dari istirahat yang diperlukan, sementara ada pula yang berpendapat bahwa tidur berlebihan dapat mengurangi nilai ibadah puasa.

Dalam Islam, tidur saat puasa tidak membatalkan ibadah, tetapi ada batasan-batasan yang perlu diperhatikan agar tetap sesuai dengan tujuan utama berpuasa.

Hukum tidur seharian saat puasa menurut ulama

Menurut berbagai pandangan ulama, tidur sepanjang hari saat berpuasa tidak membatalkan puasa, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut beberapa pandangan ulama.

1. Mazhab Syafi'i

Tidur seharian saat puasa tidak membatalkan puasa. Selama seseorang sudah berniat sejak malam sebelumnya dan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, maka puasanya tetap sah.

2. Pendapat Nahdlatul Ulama (NU)

Tidur seharian selama berpuasa tidak membatalkan puasa, tetapi umat Islam tetap dianjurkan menjalankan kewajiban ibadah seperti sholat dan dzikir.

3. Imam Ghazali​​​​​​​​​​​​​​

Salah satu adab dalam berpuasa adalah tidak memperbanyak tidur di siang hari agar nilai ibadah puasa tetap maksimal.

Baca juga: 5 tips ampuh cegah dehidrasi saat puasa

4. Muhammadiyah

Tidur siang selama bulan Ramadan diperbolehkan, tetapi tidak lebih utama (afdhal) jika dibandingkan dengan memperbanyak ibadah.

5. Pendapat ulama lain

Beberapa ulama menyatakan bahwa tidur sepanjang hari makruh, karena tidak sesuai dengan tujuan puasa, yaitu meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan lebih banyak beribadah.

Dari berbagai pendapat ini, dapat disimpulkan bahwa tidur saat berpuasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa, tetapi tidur yang berlebihan dapat mengurangi esensi ibadah puasa.

Mengapa seseorang cenderung tidur seharian saat puasa?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang cenderung tidur sepanjang hari selama berpuasa, antara lain:

  • Lemas dan mengantuk akibat kurangnya asupan makanan dan minuman.
  • Waktu tidur berkurang karena harus bangun sahur.
  • Cuaca panas yang membuat tubuh lebih mudah lelah.
  • Aktivitas berkurang, sehingga tidak banyak hal yang dilakukan sepanjang hari.

Meski demikian, tidur sepanjang hari tetap harus diimbangi dengan ibadah dan aktivitas bermanfaat lainnya agar puasa menjadi lebih bermakna.

Baca juga: Mau ajari anak berpuasa? Ini kiatnya

Tips menjaga pola tidur saat puasa

Agar tetap bugar selama berpuasa dan tidak menghabiskan waktu dengan tidur berlebihan, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:

1.Tetapkan jadwal tidur yang konsisten

Usahakan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari agar tubuh terbiasa dengan ritme baru selama Ramadan.

2. Hindari tidur berlebihan di siang hari

Tidur siang boleh dilakukan, tetapi cukup sekitar 20-30 menit untuk menghindari rasa lemas setelah bangun.

3. Konsumsi makanan bergizi dan cukup air

Makan makanan sehat saat sahur dan berbuka, serta cukup minum air putih untuk mencegah dehidrasi yang dapat menyebabkan kelelahan.

4. Kurangi aktivitas berat di siang hari

Hindari aktivitas fisik yang menguras energi agar tidak mudah merasa lelah dan mengantuk.

5. Tingkatkan aktivitas spiritual

Gunakan waktu luang untuk membaca Al-Qur’an, berdzikir, atau mengikuti kajian agama agar ibadah puasa semakin bernilai.

Tidur saat berpuasa tidak membatalkan puasa, sesuai dengan pendapat mayoritas ulama. Namun, tidur berlebihan tidak dianjurkan karena dapat mengurangi manfaat dan nilai ibadah puasa.

Sebaiknya, umat Muslim tetap menjalankan kewajiban ibadah dan mengatur pola tidur dengan baik agar tetap produktif selama Ramadan.

Baca juga: Bolehkah berenang saat sedang berpuasa? Ini penjelasannya

Baca juga: Jadwal sholat selama bulan puasa Ramadhan 2025

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |