Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Kota Jakarta Selatan membuka donasi untuk mendukung program bedah rumah agar bisa memperluas jangkauan kepada warga yang membutuhkan.
"Kuota tahun ini 180 rumah, nanti saya akan aktifkan open donasi kepada masyarakat," kata Koordinator Wilayah Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi usai kegiatan optimalisasi dan evaluasi ZIS di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa.
Baca juga: Pemkot Jaksel optimis bedah rumah bisa tingkatkan taraf ekonomi warga
Kahfi mengatakan dengan rencana dibukanya donasi diharapkan akan semakin banyak bantuan dari seluruh Indonesia sehingga tidak hanya mencakup wilayah Jakarta Selatan.
Dengan adanya donasi yang semakin luas, diharapkan jumlah unit bedah rumah juga semakin bertambah.
"Tujuan open donasi untuk mempercepat pembangunan rumah layak huni di Jakarta Selatan," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Jakpus catat rumah tak layak untuk wujudkan rakyat sejahtera
Kemudian, direncanakan donasi juga bisa disalurkan untuk korban bencana alam sehingga bantuan menjadi merata.
"Jadi bantuannya pun dari Baznas dapat, dari masyarakat lain pun dapat. Jadi kita aktif dalam digital marketing nantinya," ucapnya.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Selatan membidik program bedah rumah di empat lokasi setiap kelurahan sebagai upaya pemerataan penerima manfaat.
Baca juga: Baznas salurkan dana umat bedah 13 rumah warga di Kepulauan Seribu
Diharapkan program bedah rumah bisa meningkatkan taraf ekonomi warga sehingga ke depan memiliki kualitas hidup yang lebih layak.
Selain itu, kegiatan bedah rumah yang diinisiasi oleh Baznas Bazis Jaksel ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan perbaikan kawasan dan permukiman.
Bedah rumah ini tersebar di 65 kelurahan dan 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.
Program bedah rumah merupakan program Baznas Bazis Jakarta Selatan yang dananya berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025