Anggota DPR: Isra Mikraj momentum perkuat solidaritas dukung Palestina

1 month ago 13

Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Aboebakar Alhabsy memandang peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas Muslim di tanah air dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

"Isra Mikraj mengajarkan kita pentingnya memperjuangkan keadilan dan kebenaran, sekaligus menjaga solidaritas umat," kata pria yang akrab disapa Habib Aboe itu dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, dia menjelaskan Isra Mikraj yang bermula dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha menyiratkan pentingnya Masjidil Aqsa sebagai simbol keberkahan, keadilan, dan kedamaian.

“Dalam konteks sejarah Islam, tanah Palestina —bagian dari wilayah Syam yang mencakup Lebanon, Yordania, Suriah, dan Palestina— adalah tanah yang diberkahi dan menjadi tanggung jawab umat Islam untuk menjaga serta memperjuangkannya,” ujar Habib Aboe.

Peristiwa tersebut, kata dia melanjutkan, mengingatkan umat Islam bahwa Masjidil Aqsa bukan hanya sebagai tempat bersejarah, melainkan juga simbol perjuangan melawan penjajahan, penindasan, dan ketidakadilan yang hingga hari ini masih dialami rakyat Palestina. Menurutnya, sudah sepatutnya bangsa Indonesia berkontribusi memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Sebagai bangsa merdeka, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Hal ini sejalan dengan amanat Pembukaan UUD NRI 1945 yang menegaskan bahwa ‘penjajahan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan’,” ucapnya.

Baca juga: Isra Mikraj dan tafsir perjalanan menembus langit ketujuh

Ia menyampaikan pula bahwa Presiden Ke-1 Republik Indonesia Soekarno telah dengan tegas menyatakan bahwa selama kemerdekaan Palestina belum tercapai, bangsa Indonesia akan terus berdiri melawan penjajahan Israel.

“Komitmen ini tidak hanya menjadi bagian dari politik luar negeri, tetapi juga cerminan nilai-nilai moral dan spiritual yang kita yakini,” ujar dia.

Ia lalu berpandangan bahwa dukungan terhadap Palestina harus diwujudkan melalui tiga langkah strategis. Pertama, terkait dengan kebijakan luar negeri. Indonesia, kata dia, harus menjadi suara lantang di forum-forum internasional untuk mendukung hak-hak rakyat Palestina.

“Kedua, edukasi publik. Ini berarti meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya isu Palestina bagi umat Islam dan dunia,” ujarnya.

Ketiga, ujar Habib Aboe, diplomasi global yang berarti bahwa Indonesia perlu bekerja sama dengan negara-negara lain untuk menggalang solidaritas internasional demi keadilan di Palestina.

Baca juga: Peringatan Isra Mikraj, Menag: Mari tegakkan shalat

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |