Jakarta (ANTARA) - Pebasket Althof Dwira Satrio dan Januar Kuntara, bersinar bersama klub barunya, yakni Hangtuah Jakarta, hingga pekan keenam di Indonesian Basketball League (IBL) 2025.
Berdasarkan statistik IBL yang dikutip ANTARA di Jakarta, Rabu, kedua pemain yang bermain di posisi guard tersebut tampil meyakinkan untuk membantu timnya merebut posisi puncak dalam klasemen sementara IBL Gopay 2025.
Althof pindah ke Hangtuah pada akhir musim IBL 2024. Dia mengawali kariernya profesionalnya sebagai pemain basket pada 2022 bersama Rans Simba Bogor.
Namanya mencuat ketika berada di bawah asuhan pelatih kepala Bambang Asdianto Pribadi saat 2023.
Pada masa itu, pemain berumur 26 tahun tersebut mampu mencetak rata-rata 7,6 poin per gim (ppg), 2,2 rebound per gim (rpg), dan 1 assist per gim (apg).
Namun, musim berikutnya jumlah menit bermainnya turun seiring dengan pergantian pelatih dari Wahyu Widayat Jati atau akrab disapa Coach Cacing ke Thomas Roijakkers.
Baca juga: Pelatih tak puas dengan permainan Hangtuah meski raih lima kemenangan
Awalnya dia memiliki rata-rata waktu bermain selama 20,9 menit per gim, tetapi turun menjadi 14,5 menit per laga.
Hal itu membuat kontribusi poinnya ikut menurun menjadi 3,3 ppg, 1,2 rpg, dan 1,2 apg.
Setelah akhir musim lalu, dia memilih pindah ke Hangtuah dan kembali reuni dengan Coach Cacing. Pertemuan kembali itu membuat penampilannya turut meningkat.
Pemain berpostur tubuh setinggi 1,85 meter itu, kini membukukan 5,5 rebound per gim dalam 10 pertandingan. Meski belum mencetak poin, dia menjadi pemain kunci di lini kedua Hangtuah saat ini.
Kemudian, pemain kedua yang kembali bersinar di klub tersebut adalah Januar Kuntara.
Pindah ke Hangtuah membawa berkah bagi pemain berumur 33 tahun itu.
Baca juga: Hangtuah pimpin klasemen IBL
Sebab, dia bisa mendapatkan kembali menit bermainnya, setelah berkurang pada saat musim ketiganya bersama Rans.
Pada 2022 dan 2023, dia pernah mendapatkan posisi point guard utama di klub Kota Hujan. Tetapi musim 2024, peran itu digeser oleh pemain berdarah campuran Indonesia atau heritage, Devon Van Oostrum.
Menit bermain Januar tidak sampai 10 menit per gim pada musim tersebut, sehingga kontribusinya turun menjadi 1,5 ppg dan 2 apg.
Raihan itu merupakan yang terendah sepanjang kariernya.
Setelah pindah ke Hangtuah, dia mulai menunjukkan kontribusinya.
Tampil 19,2 menit per gim hingga pekan keenam IBL 2025, point guard senior itu menjawab kepercayaan klub dengan kontribusi 3,6 ppg, 2,4 rpg, 2,7 apg, dan 1 steal per gim (spg).
Bahkan, Wahyu Widayat Jati juga tidak keberatan untuk memberinya menit bermain di atas 20 menit dalam lima laga terakhir atau saat Hangtuah mencetak lima kemenangan beruntun pada musim ini.
Baca juga: Amartha Hangtuah rekrut Althof Dwira Satrio
Baca juga: Dirut IBL sebut usaha Hangtuah untuk bangun basis fan patut ditiru
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025